HankamPolri

Bakar Bendera Merah Putih di Aplikasi Tiktok, Netizen: Biar Cepat Keciduk

BANTENMORE – Dianggap telah menghina simbol negara dengan membakar bendera merah putih melalui unggahan video aplikasi tiktok. Akun @aldial266 ramai-ramai mendapat hujatan dari netizen.

Video yang diketahui di unggah pada tanggal 28 Januari 2021 sekira pukul 16.30 WIB, mendapat banyak komentar cibiran hingga akhirnya video tersebut di viralkan.

Aksi pria tersebut membuat warganet geram dan marah dengan aksi nekadnya dan beramai-ramai memviralkan video tersebut. Berharap pria yang ada di video itu di tangkap dan diadili oleh pihak berwajib karena telah menghina simbol negara.

Berikut komentar warganet tentang video pembakaran bendera merah putih yang dilakukan oleh seorang pria di akun @aldial266.

“Tolong viralkan video ini saya mohon kepada penegak hukum segera tangkap dan adili manusia ini,” kata @Ms.edoy86.

“Aku bantu viralkan biar cepat keciduk,” ungkap @mamatua86.

“Tak bantu buat viral biar cepat ditangkap ya bro jangan nangis nanti bila masuk penjara,” ujar @linakalimatan.

“Apa salah kami sampai kamu bakar bendera merah putih,” ucap @bundbohay86.

“Segitu benci kah kamu sama Indonesia bang sampai bendera pun kau bakar,” tutur @hidayatiyatiyati.

Sebelumnya terkait video viral di media sosial Tiktok. awak media Bantenmoremenelusuri akun @aldial266 yang diduga melakukan aksi pembakaran bendera merah putih.

Bukan hanya satu video, namun ada dua video pembakaran bendera merah putih yang dilakukannya. Bahkan video-video yang lain pun diduga ada unsur ujaran kebencian dan sengaja dibuat olehnya. (Dicky Bantenmore)

Rahmat Hidayatullah

Rahmat Hidayatullah

Rahmat dikenal punya dedikasi dan loyalitas tinggi. Berkomitmen dalam segala urusan pekerjaannya dan merupakan salahsatu pengelola portal berita Bantenmore. Apabila ada keberatan, atau ketidakpuasan dengan pemberitaan kami dan menjadi sengketa, kami melayani HAK JAWAB, dan HAK KOREKSI
Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker