BantenPandeglang

Mayat Berkaos Pokja Wartawan Ternyata Warga Pasir Picung Cibarani

BANTENMORE, PANDEGLANG – Pasca mencuatnya pemberitaan ditemukannya sesosok mayat berkaos ‘Pokja Wartawan Harian Kabupaten Tangerang’ yang mengapung di sungai Cilemer, Desa Cikuya, Kecamatan Sukaresmi Pandeglang, yang belum diketahui identitasnya pada Rabu kemarin 10 Februari 2021.

Kini dikabarkan sudah mendapatkan titik terang, dimana dilaporkan setelah ramai kejadian itu, ada warga yang kehilangan sanak keluarganya, yang tidak pulang selama 5 hari setelah pergi memancing.

Saat Bantenmore menghimpun keterangan dari berbagai sumber baik tetangga dan kerabatnya. Mayat pria yang mengenakan kaos pokja wartawan harian kabupaten tangerang itu bernama Isman alias Emong warga Kampung Pasir Picung RT 15 RW 15, Desa Cibarani, Kecamatan Cisata, Pandeglang.

“Anak dari Abah Salam dan Ibu Ecih warga Kampung Pasir Picung. Usianya kurang lebih 38 Tahun, karena sejak hari Minggu 7 Februari 2021 korban pergi memancing ke sungai Cisata dan belum juga pulang kerumahnya, memang katanya hobbi memancing ikan,” kata salahsatu tetangga korban yang enggan namanya disebut kepada Bantenmore. Sabtu (13/2).

Lanjutnya, jenazah sempat dibawa ke RSUD Berkah Pandeglang dan kemudian diambil sama keluarganya untuk dimakamkan.

“Korban juga sudah di makamkan pada hari Jumat 12 Februari 2021 di kediaman orangtua nya. Orangtua korban, hanya meminta doanya agar korban atau almarhum di ampuni segala dosanya dan dijauhkan dari siksa kuburnya,” ungkap dia.

Baca Juga: Mayat Pria dengan Kaos Bertuliskan ‘Pokja Wartawan Harian Kabupaten Tangerang’ Ditemukan Mengambang

Baca Juga: Forum Cikoja Tindaklanjut Dampak Banjir Bercampur Limbah B3 di Cikande Serang

Terpisah, Danposmil Sukaresmi Serma Agus Rizal yang ikut menyaksikan pada saat proses evakuasi korban, ketika ditanya mengatakan, jika itu bukan kewenangannya untuk memberikan komentar.

“Hasil autopsinya juga belum keluar, jadi belum bisa dipastikan penyebab korban bisa meninggal. Namun dugaan sementara itu karena kekerasan, sebab ada luka di leher dan muka korban juga rusak,” terang Agus. Minggu (14/2).

Senada dengan Danposmil Sukaresmi, Kanit Reskrim Polsek Pagelaran Iptu Asep saat dikonfirmasi juga belum bisa memberikan pernyataan resmi terkait peristiwa tersebut.

“Belum ada hasil autopsi dari Tim Inafis Polres Pandeglang, belum keluar. Sabar yah,” ucapnya singkat.

Sebelumnya Kapolres Pandeglang, AKBP Hamam Wahyudi mengatakan terungkapnya identitas mayat di Sungai Cilemer, Kecamatan Pagelaran, setelah pihaknya menerima laporoan dari salah satu keluarga yang mengenali tato di lengan sebelah kanan korban.

“Soal kaos yang dipakai korban bertuliskan Pokja Wartawan Kabupaten Tangerang sama sekali tidak ada hubungannya dengan profesi wartawan karena korban diketahui bekerja sebagai buruh serabutan,” ungkap Kapolres kepada wartawan, Sabtu (13/02/2021).

Terkait penyebab tewasnya Isman alias Emong, Kapolres mengatakan dari hasil pemeriksaan awal yang dilakukan tim identifikasi, korban diduga dibunuh.

Hal itu dikarenakan pada tubuh korban ditemukan bekas luka yang diakibatkan oleh tindak kekerasan. Untuk mengetahui penyebab kematiannya, tim dokter forensik rumah sakit telah melakukan autopsi terhadap jasad korban.

Hanya saja, pihaknya belum menerima dan masih menunggu hasil pemeriksaan dari bedah mayat tersebut.

“Penyebab kematian belum kita ketahui karena hasil autopsi belum kami terima. Hanya saja dari pemeriksaan luar ditemukan ada luka di bagian leher. Perkembangan saat ini masih diselidiki oleh anggota Satreskrim Polres Pandeglang,

“Saat ini tim identifikasi polres masih melakukan autopsi dan penyelidikan. Dugaan kematian korban yang ditemukan di sungai Pagelaran itu sementara ada unsur kekerasan, pihak kami masih menunggu hasil autopsi,” jelasnya.

Kapolres juga mengatakan sejak penemuan mayat, tim satreskrim telah bekerja untuk mencari identitas korban serta mengungkap penyebab kematian korban.

Ia mengimbau masyarakat agar tetap menjaga kamtibmas yang aman dan nyaman serta tidak termakan isu-isu yang tidak jelas sumbernya.

“Kami berharap masyarakat tetap tenang dan tidak termakan isu-isu yang tidak jelas sumbernya. Mohon dukungan dan do’a semoga penyelidikan ini bisa cepet terungkap,” ucapnya. (Oni Bantenmore)

Rahmat Hidayatullah

Rahmat Hidayatullah

Rahmat dikenal punya dedikasi dan loyalitas tinggi. Berkomitmen dalam segala urusan pekerjaannya dan merupakan salahsatu pengelola portal berita Bantenmore. Apabila ada keberatan, atau ketidakpuasan dengan pemberitaan kami dan menjadi sengketa, kami melayani HAK JAWAB, dan HAK KOREKSI
Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker