BantenTangerang

Nyebur ke Kali Tangerang, Aksi Jambret Tas 50 Juta Viral

BANTENMORE, TANGERANG – Aksi nekad seorang jambret hendak membawa kabur hasil jambretannya tas berisi uang Rp 50 Juta dan menceburkan diri nya ke kali Periuk, Tangerang menjadi viral.

Pasalnya aksi jambret itu terekam video amatir seorang warganet yang diunggahnya ke media sosial. Tampak sang jambret yang sudah tercebur ke kali itu dilempari warga dengan batu.

Melansir detikcom, kejadian itu berawal di salah satu perumahan di Gebang Raya, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, Rabu (17/12/2020) pukul 17.30 WIB. Mulanya, korban, yang sedang mengendarai motor, dipepet oleh dua pelaku yang juga mengendarai sepeda motor.

Isro (18) salah satu pelaku kemudian mengambil tas korban yang diketahui berisi uang tunai puluhan juta rupiah. Pelaku juga bermodalkan sajam golok.

BACA JUGA : Tebing Longsor di Sangiangjaya, 3 Rumah Rusak Berat 2 Rusak Ringan

Kasubag Humas Polres Metro Tangerang Kota Kompol Abdul Rohim dalam keterangannya, Minggu (20/12/2020), mengatakan pelaku mengambil tas selempang wanita warna hitam yang berisi uang senilai Rp 50 juta.

“Saat itu korban pun menjatuhkan sepeda motornya dan mengejar salah satu pelaku. Lalu korban menendang pelaku hingga pelaku tercebur kali sedalam sekitar 3 meter,” jelas Abdul Rohim.

Setelah terjatuh, pelaku berusaha memanjat kali. Sedangkan teman pelaku menunggu di atas kali.

Korban kemudian berteriak ‘maling’ hingga mengundang perhatian warga lainnya. Sementara itu, rekan pelaku kabur.

“Pelaku berhasil diamankan warga berikut barang bukti ke Polsek Jatiuwung guna pengusutan lebih lanjut dan tas korban yang berisi Rp 50 juta berhasil diamankan,” kata Abdul. [dtk]

Redaksi

Redaksi

BANTENMORE adalah situs berita yang diterbitkan oleh PT Wartalika Jurnalhitz Info Grup (PT WJI Grup) dengan slogan Bukan Sekedar Berita, yang mengutamakan standar jurnalisme berkualitas dan mengedepankan kaidah serta etika jurnalistik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker