HankamLebakPolri

Sat Resnarkoba Polres Lebak Sita 1.850 Obat Tanpa Izin Edar

BANTENMORE, LEBAK – Sebanyak 1.850 obat tanpa izin edar diamankan Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polres Lebak, Polda Banten dari tangan tersangka EP.

“EP merupakan warga Kp. Binglu RT 007 RW 007 Kel. Sukaraja, Kec. Malingping, Kab. Lebak. Sat Resnarkoba Polres Lebak telah berhasil mengamankan sebanyak 1.850 butir obat tanpa izin edar yang terdiri dari 746 (butir) obat-obatan jenis Tramadol HCI, 1104 (butir) obat-obatan warna kuning bertuliskan “mf” jenis Hexymer dan Uang tunai sebesar Rp. 215 ribu didalam kamar tersangka EP,” kata Kapolres Lebak AKBP Ade Mulyana melalui Kasat Resnarkoba AKP Ilman Robiana. Selasa (16/2/2021).

Ilman menjelaskan, pelaku EP masih dalam pemeriksaan polisi dan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya pelaku dikenakan pasal 196 jo pasal 197 UU No. 36 Th. 2009 tentang Kesehatan dengan ancaman pidana maksimal 15 (lima belas) tahun penjara dan denda paling banyak Rp. 1.500.000.000,- (satu miliar lima ratus juta rupiah).

Dihadapan awak media AKP Ilman, mengimbau kepada para orangtua yang mempunyai anak remaja agar lebih ketat lagi mengawasi anak-anaknya.

“Awasi dengan ketat anak-anak yang sudah beranjak remaja. Sebab apabila ada perubahan perilaku itu yang perlu diwaspadai akan adanya penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang,” terangnya.

Ia juga menegaskan tidak akan pandang bulu dalam menindak kasus seperti itu, terhadap warganya.

“Kita tidak akan tebang pilih, karena penyebaran obat-obatan terlarang tanpa izin ini semakin marak di wilayah Banten, jadi tidak bisa di biarkan begitu saja,” tandasnya. (Red)

Rahmat Hidayatullah

Rahmat Hidayatullah

Rahmat dikenal punya dedikasi dan loyalitas tinggi. Berkomitmen dalam segala urusan pekerjaannya dan merupakan salahsatu pengelola portal berita Bantenmore. Apabila ada keberatan, atau ketidakpuasan dengan pemberitaan kami dan menjadi sengketa, kami melayani HAK JAWAB, dan HAK KOREKSI
Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker